The beginning of 2026 was an exciting time for Indonesian horror film fans. Several Indonesian filmmakers presented new works that didn't rely solely on jump scares but also adapted local stories with a fresh approach. One title that caught the attention was Penunggu Rumah: Buto Ijo, a horror film inspired by the Timun Mas folk legend, with a modern twist and a dark, oppressive atmosphere. Depicting the figure of Buto Ijo, a familiar figure from childhood fairy tales, this film seeks to break that classic image. Rather than simply being a monster from a bedtime story, Buto Ijo is presented as a more realistic, mysterious, and meaningful symbol of terror. It's no wonder that from the moment its first trailer was released, the film immediately piqued audiences' curiosity. Synopsis of Penunggu Rumah: Buto Ijo The story of Penunggu Rumah: Buto Ijo centers on a family living peacefully in an old ancestral home. Initially, their lives proceed normally without any significant irre...
Khun Phan 3 adalah film terakhir dari trilogi Khun Phan dan merupakan salah satu film aksi Thailand yang paling dinanti tahun ini bagi saya. Disutradarai oleh Khom Kongkiat Khomsiri dan kisah film ini mengikuti kehidupan Khun pan, seorang perwira polisi yang tak terkalahkan dan petualangannya setelah perang dunia ke-2.
Film ini dimulai ketika Khun pan setelah perang dunia ke-2 ketika orang-orang mulai mempertanyakan apakah apa yang dia lakukan terhadap bandit terlalu kejam sehingga membuatnya pensiun dini dan tinggal bersama istrinya. Ketika hidup dengan damai, ada 2 bandit legendaris yaitu harimau Mahesuan dan harimau bendungan yang masih berkeliaran sehingga membuat polisi datang memohon kepada Khun phan untuk membantu mereka menangkap harimau-harimau tersebut untuk membawa kedamaian di negara tersebut.
Kekuatan dari film ini adalah sinematografinya. Setiap pengambilan gambar dalam film ini sangat sempurna. lokasinya sangat bagus, nada filmnya berpasir dan sesuai dengan cerita dengan baik, VFX dan produksinya adalah film Thailand terbaik yang pernah dibuat dan adegan perkelahiannya juga luar biasa seperti biasa, ini adalah salah satu hal terbaik yang ditawarkan film ini dengan begitu banyak adegan aksi yang dikoreografikan dengan baik sehingga membuatnya menjadi salah satu film laga Thailand terbaik yang pernah dibuat, ceritanya juga sangat menyenangkan karena ini adalah misi terakhir Khun Pan sehingga membuat ceritanya terasa lebih penting.
Akting dalam film ini juga luar biasa. Setiap aktor membawakannya dengan sangat baik Ananda Everingham memerankan Khun phan dengan luar biasa seperti biasa dan kali ini adalah yang terbaik yang pernah ia lakukan. Kali ini Khun Phan menunjukkan lebih banyak emosi daripada sebelumnya dan ia menjadi patah hati alih-alih menjadi pahlawan yang tak terkalahkan yang tak terpatahkan sehingga membuat Khun Phan menjadi lebih mudah dipahami daripada sebelumnya. Kali ini Mario juga tampil sebagai Tiger Mahesuan. Sangat berlawanan dengan apa yang biasanya ia tampilkan sebagai seorang protagonis yang menawan dan menyenangkan dan sebagian besar karakter yang ia mainkan memiliki banyak adegan komedi, namun kali ini karakter yang ia mainkan jauh lebih serius dan ia melakukannya dengan sangat baik. Aktor baru lainnya yang melakukan pekerjaan yang luar biasa adalah Tono yang tampil sebagai Tiger Dam dengan sangat baik. Kemarahan yang ia tunjukkan kepada Khun phan terasa begitu nyata karena latar belakangnya dan tidak hanya itu suara aktingnya membuat saya merasakan kemarahan yang ia miliki. Dan karena 3 karakter utama ini membuat cerita film ini terasa jauh lebih baik dari sebelumnya.
Namun, pacing film yang terlalu panjang membuat beberapa bagian dari film ini menjadi sedikit terlalu panjang sehingga sedikit membosankan di beberapa bagian karena film ini berdurasi 2 setengah jam. Jadi jika film ini lebih pendek dan ramping, film ini akan menjadi jauh lebih baik.
Secara keseluruhan, ini adalah salah satu film Thailand terbaik yang pernah saya lihat dan saya dapat mengatakan bahwa film ini sangat berharga. Bahkan jika Anda tidak peduli dengan ceritanya, film ini masih layak untuk ditonton karena produksi, VFX, efek suara juga merupakan yang terbaik yang pernah dibuat oleh Thailand dan Anda harus memberi kesempatan pada film ini.

Comments